<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Sidang Aliran Dana BI</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Ismailsyahputra - Re: Sidang Aliran Dana BI</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374671</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374671</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Jaksa sontoloyo....ngeliat-nya cuma hitam dan putih....ini yg menjadi keprihatinan Prof Tjip saat aparat hanya melihat ketentuan secara positivis dogmatik .....dan tidak melakukan pendekatan secara sosiologis. 
Jaksa telah menutup mata mengenai "kebiasaan tercela" disenayan...yg jangan harap suatu undang-undang bisa lolos apabila pemrakarsa-nya tidak terlebih dahulu dibuat "berdarah-darah"
Lebih konyol lagi saat jaksa bangga bahwa Burhanuddin salah kutip.....ya wajar kalau terdakwa tidak sempurna dlm menyusun pembelaan....lha wong disuruh ngarang di sel tahanan tanpa dukungan sumber data yg memadai !!!....berbeda dgn jaksa yg kalau nyusun dakwaan diberi fasilitas nginap di hotel + dapat nge-brows sepuas-nya		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Klobot - Re: Sidang Aliran Dana BI</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374435</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374435</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
......We think its ok, because everybody does it,...but its wrong! ....Saya lupa siapa pejabat yang pernah bilang ini, tapi kalau dipikir-pikir, mungkin inilah yang bikin KORUPSI di negara tercinta ini menjadi BUDAYA yang harus dilestarikan.
Apakah kemudian Korupsi akan ditangani oleh MENBUDPAR?		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: jeabrik - Re: Sidang Aliran Dana BI</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374208</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374208</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
wkwkw copy paste...
emang kalau sudah berjasa boleh korupsi, boleh melakukan tindakan tercela, terus bebas bgt....
capek dech!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Toro Budiman - Re: Sidang Aliran Dana BI</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374183</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/07/02/102821/965772/10/sidang-aliran-dana-bi/#comment-374183</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Justru pa Burhanudin itu malu... sudah berjasa dan sudah banyak mendapatkan berbagai macam penghargaan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri tapi koq malah MALING !. Setiap penghargaan itu seharusnya menjadi salah-satu benteng kita untuk tidak berbuat tidak baik/jahat, bukannya malah berlindung di penghargaan2 itu... TAK TAHU MALU !.  Eling atuh kang... ngerakeun pisan akang mah...		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

