<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikFinance | Komentar - Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
		<link>http://finance.detik.com/</link>
		<description>detikFinance - Ekonomi Bisnis</description>
		<image>
			<title>detikFinance - Ekonomi Bisnis</title>
			<link>http://finance.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: paijo - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-401190</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-401190</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
kebaaacuuuutttt.....
ngapain buat skb pengalihan jam kerja industri..
kebaaacuuuutttt... ..
jam 10 malam nggak boleh mejeng...
kebaaacuuuutttt.... .
kebaaacuuuutttt.....
tenon ge dilumahno...
omonge digenahno... 
cek genah...
kebaaacuuuutttt.....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: sintanuriyah - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-401029</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-401029</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Menteri ini bodoh apa bego sih... gara2 listrik byar pet.. sudah tiga kali monitor dan TV gw jebol.... katanya lulusan ITB kok bloon sih... padahal dia salah satu kader terbaik PAN kan??? bagaimana dengan kader yang lain??? wah gak bisa bayangin deh gw. Makanya nanti pada 2009, jangan pilih tokoh dari partai yang tulalit kayak HR ini... pilih tokoh yang muda, cerdas, bersih dan peduli pada penderitaan rakyat kecil...		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Mistun - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400906</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400906</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
ini mentri bodoh banget... gara gara byar pet data bestku hlang padahal buat skripsi... apa ga ngrasain kita kita yang dibawah jadi korban.. tolol		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: preman - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400902</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400902</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
hahahah....ini org kok masih kepake...aneh...		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: sikomo - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400893</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400893</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
rumahnya sampean tidak kena giliran kan, ya bukan masalah yang besar..

weleh2..
piye toh pak..		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Ismir Kamili - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400888</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400888</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ni mentri otaknya di mana sih. Kantor gw baru aja beli genset karena udah gak tahan sama byar-pet nya PLN. Apa beli genset sebesar rumah dulu baru bisa dibilang masalah esar? Dasar mentri gak punya sense of crisis		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: BULLSHIT - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400878</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400878</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
EE....allaaaaa..........hari gene masih ada MENTERI yang tidak sense of crisis.... sichhh???
Raja..Raja....., elo tau gak kalo saat ini udah merata dari Sabang sampe Meroke rakyat udah pada gemezzz pada yang namanya P..L..Nn..... dan udah berapa banyak korban materi dan nyawa akibat byar peett PLN...... Dimana mana terjadi kebakaran akibat pemadaman listrik...... Yang ngaconya lagi..... syahdan di DKI sana..... Listrik padam mau beli BBM untuk Genset di SPBU dilarang........ Kata kawan saya.... Kalo mo beli BBM, pihak SPBU baru mau jual bila GENSETnya dibawa sekaliannnnn....ha...ha....ha. .....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: angku - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400865</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400865</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Org dah pada kalang kabut dengan energi, ee mentri yg satu ini masih carmuk, terlalu dibesarkan. Dah tau skrg cari shortcut pindahin hari libur, yg bikin investasi tdk kondusif. klu pln gak bisa  sediain energi ya terus terang aja biar investor cari alternatif lain, pake genset atau hengkang dari indonesia.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: heman - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400862</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400862</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ini yg namanya pemerintahan asal jalan, padahal 5 th lalu sdh diprediksi bahwa krisis listrik akan melanda Jawa-bali namun tdk ada usaha untuk mengatasinya. Susah memang kalau yg jadi rekanan PLN kebanyakan teman2 maupun kroni2 elit pemerintah kita, sehingga pemerintah serba ragu untuk bertindak. He..he heran kok skg pembela2 pemerintah tdk nongol di forum ini, pada sembunyi atau lagi mengalami listrik mati kali.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Urang Awak - Re: Mensesneg Nilai Berita Krisis Listrik Terlalu Dibesarkan</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400861</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/07/14/144443/971650/4/mensesneg-nilai-berita-krisis-listrik-terlalu-dibesarkan/#comment-400861</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Di daerah saya Padang-Sumatera Barat pemadaman listrik sudah kayak minum obat, 3x sehari selama 2 jam, mulai awal bulan ini dan diperkirakan akan berlangsung sampai bulan September. Apakah ini namanya bukan krisis listrik??. Jika terjadinya gangguan/perawatan pembangkit apakah wajar dengan waktu yang selama itu, dan tidak adakah alternatif cadangan pembangkit lainnya agar pemadaman tidak berlangsung lama. Sebagai pengusaha yang operasionalnya bergantung terhadap listrik seperti saya mengalami kerugian yang sangat besar.		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

