<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikFinance | Komentar - Pengusaha Batubara yang Kena Cekal Bisa Bertambah</title>
		<link>http://finance.detik.com/</link>
		<description>detikFinance - Ekonomi Bisnis</description>
		<image>
			<title>detikFinance - Ekonomi Bisnis</title>
			<link>http://finance.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Pengusaha Batubara - Re: Pengusaha Batubara yang Kena Cekal Bisa Bertambah</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/08/07/135941/984599/4/pengusaha-batubara-yang-kena-cekal-bisa-bertambah/#comment-467041</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/08/07/135941/984599/4/pengusaha-batubara-yang-kena-cekal-bisa-bertambah/#comment-467041</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Enak aja pemerentah ya, gw sih bisa aja bayar ke negara tapi masalahnya, waktu mau ambil restitusi...orang pajak mintanya kebanyakan dan bertele-tele... Susahlah kita sebagai pengusaha.
KPK tolong urus itu direktorat Pajak dari oknum2x yang bandel.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Guys - Re: Pengusaha Batubara yang Kena Cekal Bisa Bertambah</title>
			<link>http://finance.detik.com/comment/2008/08/07/135941/984599/4/pengusaha-batubara-yang-kena-cekal-bisa-bertambah/#comment-465811</link>
			<guid>http://finance.detik.com/comment/2008/08/07/135941/984599/4/pengusaha-batubara-yang-kena-cekal-bisa-bertambah/#comment-465811</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Bung Pengusaha !!!!, bayar dulu royalti baru minta restitusi. Rakyat yang lagi susah jangan diprovokasi.		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

