<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: perantau - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-550648</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-550648</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
kenapa ga beli pesawat bajakan ke RRC.
kan kemaren udah beli mobchin, motchin, dan ponchin, sekarang giliran peschin dong.
lumayan kan, murah meriah merana.
bisa dipake buat kamikaze ke malaysia		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: borjong - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549700</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549700</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Sekarang Indonesia juga masih ditakuti dunia luar, namun tdk karena TNI nya juat. tapi karena Bea Cukai dan imigrasinya jago malak. Turis udah dapat ijin dan visa saja ga jaminan melenggang bebas - masih dikerjain alias dipalakin. Soal TNI, siapa bilang TNI kita kere? Buktinya para Jenderal nya gemah ripah loh jinawi. Mana da Jenderal yg kelihatan apalagi ngaku kere di Indo? Anggaran dipakai yg bener lah, jangaan di KKN lagi. Saya sarankan sih PT DI di Bdg dirombak menjadi pabrik pesawat tempur saja untuk membuat pesawat2 pemburu  pesawat tentara diraja Maling Asia agar tdk mencuri pulau 2 aset NKRI.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Antitni - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549692</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549692</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ahh..trlalu banyak keterangan,ngapain seh terlalu banyak pesawat tmpur dibeli,bukan mau perang koq..lagian juga pasti deh gak brani juga nyerang malingsia sana yg menGanggap remeh indonesia,percuma..ngabisin dana..lagian apart tni banyak tak guna		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Antitni - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549690</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549690</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ahh..trlalu banyak keterangan,ngapain seh terlalu banyak pesawat tmpur dibeli,bukan mau perang koq..lagian juga pasti deh gak brani juga nyerang malingsia sana yg menGanggap remeh indonesia,percuma..ngabisin dana..lagian apart tni banyak tak guna		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Rakyat kecil - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549676</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549676</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Buat komentar jengkol: Ya gimana mau maju peralatan tempur kita. Negara kita ini minim dana. Jangankan utk pos HANKAM, utk pos2 yg lain negara kita sudah kelimpungan membiayainya. Apalagi ketika minyak dunia melangit negara makin terjepit utk membiayai subsidi BBM dlm negeri yg luar biasa besar. Makanya, jadi rakyat kita juga harus ngerti kondisi negara, jgn cuma demo minta subsidi supaya semua serba murah terus, bisa ambruk negara kita ini. Jgn mengeluh ketika harga naik, tetap bekerja dan jgn menyerah, hanya mengeluh dan berdemo ga da gunanya. Jgn harap kita jadi bangsa yg besar, jika hanya mengeluh jika ada masalah dan rintangan.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Marsekal purnawirawan - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549668</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549668</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Zaman bung karno angkatan laut dan udara kita ditakuti seantero dunia. Wilayah yang luas terdiri kepulauan harusnya yang kuat memang AL dan AU. Tetapi sejak Soeharto naik, kami semua dikebiri. Ya sekarang baru terasa dampaknya.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: DPR - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549667</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549667</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
hei depahan.....loe ga ngasi amplop koq minta dihapus tanda bintangnya!!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Dio Budi - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549655</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549655</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Wah Mungkin Dephan harus ingat untuk pelicinnya. Siapa tahu Anggota DPR nya pengen jalan2 ke Moskwo/Rusia buat study banding. Lagu lama dari Wakil Rakyat. Indonesia ....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: kopral - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549649</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549649</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
WADUHHHH...DUH  KAPAN LAGI INDONESIA MAU MAJU PERALATAN PERANG MINIM SEKALI , KALAU BISA ANGGOTA DPR DI BUBARKAN AJA JGN BANYAK2 CUKUP KEPALA DAN WAKIL, KAN HEMAT ANGGARAN NEGARA BS BELI PERALATAN PERANG MENJAGA KEUTUHAN NKRI DARI SABANG SAMPAI MERAUKE.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: jengkol - Re: Dephan Berharap DPR Hapus 'Tanda Bintang' Pembelian 6 Sukhoi</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549626</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/05/224525/1001305/10/dephan-berharap-dpr-hapus-tanda-bintang-pembelian-6-sukhoi/#comment-549626</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalo dipikir2, kesian banget Indonesia ya.  Negara besar begini, tapi angkatan udaranya minim banget, ngga ada standardnya, tambal sulam, dll.... tanya kenapa?		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

