<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: maman - Re: Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549879</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549879</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
polisi/preman : apa beda polisi sama preman kalau cara pemerikasaan seperti itu. Emangnya negara membiayai pendidikan polisi untuk jadi preman?  Nggak tahu malu, polisi Indonesia sama preman nggak ada bedanya.  Kalau nggak tahu cara memeriksa mendingan berhenti jadi polisi, cuah ah ah		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Jiung - Re: Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549871</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549871</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalau tidak salah ada ungkapan: Lebih baik keliru membebaskan 100 orang yang bersalah daripada keliru menghukum 1 orang yang tidak bersalah. Kalau kondisinya begini terus bisa jadi neraka penuh dengan anggota polisi. NaudzubiLlaah!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: tinung - Re: Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549860</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549860</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
SOS, GAWAT, ada yg tak beres dalam sistem itu, saatnya harus di-overhul, soalnya semua itu bisa menimpa keluarga kita, tapi anehnya pemerintah kita adem ayem saja, malah memunculkan wacana jabatan Kapolri utk diperpanjang		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: aconk - Re: Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549717</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549717</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
ya itu rapunya SDM aparat penegak hukum di indonesia kapan kita bisa mandiri menegakan Hukum di indonesia kalau aparat dari kepolisian tetap dalam penyidikan seperti preman dan kayak militer polisi kan sipil kok menyidik org sampai di siks, polisi di indonesia itu poling aneh didunia karena berdiri sendiri, karena dalam hukum tata negara polisi harusnya dibawah depdagri atau depkeh dan ham apa kah pejabat polri tidak pernah belajar Hukum tata negara atau memang bloon atau goblok		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: ipunk - Re: Korban Salah Vonis Kasus Syifa</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549707</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/06/001243/1001330/10/korban-salah-vonis-kasus-syifa/#comment-549707</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
entahlah....

apa pihak berwenang di indonesia  hanya nyari jalan pintas aja, dari saksi tiba2 dijadikan tersangka, kemudian orang yang benar2 mengakui kejahatannya malah dibebaskan, apakah ada "main-main"....

dalam mencari kesaksiaan juga seolah2 memaksa, saksi dipukuli, mau dibawa kemana negara kita...

pas mau dikonfirmasi malah menghindar atau cukup komentar... "saya belum dapat informasi masalah ini..., kalau memang ada anggota yang bertindak diluar batas, akan kami tindak "

buktinya OMDO, OMDO dan OMDO		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

