<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Catatan Agus Pambagio</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Kolom</description>
		<image>
			<title>detikNews - Kolom</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Muhammad Holaudi - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-612218</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-612218</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Saya dukung apa yg Pak Agus perjuangkan! Frekuensi adalah milik publik! Apabila ada yg main2 dgn UU Penyiaran, sudah sewajarnya kita, rakyat, menegur dan berharap kepada pemerintah menjalankan aturan main yg sdh dibuat. Saya sebagai rakyat jelata dan hamba Allah, memohon pemerintah tegas terhadap pelanggaran seperti ini. Ingat bung, kita punya tanggung jawab dunia dan akhirat untuk membuat kehidupan dunia yg lebih baik.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: bingung - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-565219</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-565219</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
kang gw bingung sama pernyataannya. Kayaknya masalah tipi ini gak terlalu urgent dibahas. Soalnya silakan aja kalau mau usaha, di pedalaman Sulawesi sana saya pernah lihat ada anak muda yg kreatif langganan tipi satelit terus digandain ke tetangga2nya terus dia dibayar 20,000/bln sama tiap pelanggannya. Salah gak dia? Yg jelas siaran tipi nasional gak bisa ditangkap di situ. Lagian banyak masalah lain yang lebih penting dech. Kalau gak nonton tipi khan kita tetap ok2 aja. Mendingan mbahas masalah minyak, elpiji dll yg harganya nggak wajar sebagai negara penghasil minyak.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: twelve - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-565153</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-565153</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
money money money yah gus, maslahnya lu juga dbayar berapa neh :D		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: rakyat juga - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-556658</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-556658</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kita ini juga rakyat biasa tapi gak seperti si agus bego itu,ngapain Anda berkoar-koar gak karuan gitu, apa tujuan anda?apalagi kalau bukan UANG,,,,,dasar MUNAFIK !!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Bento - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-554878</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-554878</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Pak Agus, saya dukung anda dan saya yakin banyak yang mendukung anda. Untuk lebih optimal, beritahu ke kami apa yang dapat kami lakukan untuk mampu melakukan pengawasan terhadap hak-hak kami yang potensial dilanggar.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: COBUZYET DeDY - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-554438</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-554438</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Pasti yang ngurus ijinya Dedy Cobuzer makanya bisa berubah kayak gitu .Pintar juga milihnya ha ha ha		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: TheEye - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553826</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553826</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Yang penting gue masih bisa nonton Liga Inggris dan nggak mau mikirin regulasi /UU penyiaran!! Lho wong trotoar aja yang merupakan hak publik aja buat pedagang kaki lima, tongkongan tukang ojek, bahkan buat jalur motor!!! Mau yang diatas atau dibawah, di negara ini sama2 nggak mikirin hak publik!!!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: johan jauhari - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553381</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553381</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Intinya setiap instansi pemerintah masih ngiler kalo di sodorin duit sogokan...sudah jelas dari awal bahwa izinya bukan untuk di bidang penyiaran koq bisa ya????memeng negara ini perlu pemimpin yang tegas!!!!saya dukung upaya Bung Agus semoga para padegang licik itu tau rasa.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Agus Fambego - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553301</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553301</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
KENAPA GA DIKASIH KE GUE AJE YEH??. gue kan dibidangnya sebagai pengamat.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: The Beauty of Indonesia - Re: Catatan Agus Pambagio</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553297</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/08/074148/1001951/103/catatan-agus-pambagio/#comment-553297</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Inilah yang disebut the beauty of Indonesia (Laws) atau mungkin lebih romantis :Mooij Indische...
Selama kuli-kuli rakyat bermental priyayi masa dipelihara oelh negara, beginilah jadinya, bikin UU untuk dilanggar, bukan dipatuhi.		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

