<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Curhat di Pom Bensin</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: jijik - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-600203</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-600203</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Pak Rizal, please...aku dukung dirimu protes dan kritis terhadap pemerintah. sangat mendukung. Tapi janganlah kamu merusak namanya dengan berdekatan dengan yang namanya Tufik Keemasan itu. Kan, kau tahu, dia itu cuma bisa ngomong. Dapat gaji dari DPR tapi tak pernah kerja. Masaklah kau mau berteman orang macam itu, meskipun atas nama mencari dukungan politik.

Pak Rizal, kusarankan, tetaplah kau berteman dengan orang yang baik2 saja. meskipun Gus Dur suka ngomong seenaknya tapi dia masih oke dijadikan teman.......		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: alikoy bogor - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-599126</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-599126</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
smua sudah tau bung seharusnya megawati sadar bahwa dia tdk bs sprt bpk nya,dan RR anda segera taubat dan minta maaf thdp SBY yang anda zolimi,mari sama2 membangun negara ini agar anak cucu kita nanti bs hidup makmur kita para orang tua bersatu membangun bangsa kami yakin anak cucu kita akan berterima kasih dan menjadikan kami smua pahlawan bangsa.MERDEKA		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: opik - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-598887</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-598887</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Taufik dizalimi apanya yah... wah ini pengen ngulang lagi posisi mega sama suharto dulu, seolah2 dizalimi... gak ngaruh pick..rakyat tahu siapa ente yang kerjaanya nambahin POM BENSIN TERUS , sementara rwong cilik dijual oleh wong licik yaitu para kader PDIP yang rata2 koruptor		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: aditya - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-595200</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-595200</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Lucu banget sih, mau dapat simpati ya bilang dizalimi ? Apanya yang dizalimi ? Siapapun yang diduga atau patut diduga bersalah harus siap berhadapan dengan hukum, tak peduli bekas menteri atau mantan presiden sekalipun. Persoalannya RR kecewa tak dipilih SBY jadi menteri keuangan atau menteri koordinator, padahal sempat rame dicalonkan jadi menteri...............ah udah deh nggak bakalan ada yang milih.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: cepot - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-595175</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-595175</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Masa Licik dan masa nakal kalian sudah berakhir jangan sok suci lagi kalau dah gak dipake PEMERINTAH, sudahlah Terimalah hidup ini apa adanya, emang harta mau dibawa kekuburan kalian,,,,,,hanya kain kafan aja MALING....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Gundala - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-593187</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-593187</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
TAK MUNGKIN DIZALIMI NEGARA, KALAU ANDA SEKALIAN BUKAN ORANG ZALIM.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: katrok - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592868</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592868</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
hahaha, di zalimi ya pak?? biar rakyat simpatik trus milih bapak jadi presiden ya????? wkkwkwkwkwkkwkwkwk
sekalian aja terjun dari monas biar banyak yang kasihan hahahhahahaha		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: hamster - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592842</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592842</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
lucu banget, kalian berdua memang layak jadi saingan tukul		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: John Pantau - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592819</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592819</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Sekarang nggak ada lagi yg ngritik Pak SBY soal pemberantasan korupsi. Bisa bayangin kalo RR jadi Presiden, KPK bisa2 dibubarin neh...		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: gembong ketawang - Re: Curhat di Pom Bensin</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592802</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/09/19/151830/1009179/10/curhat-di-pom-bensin/#comment-592802</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
UANGNYA MASIH RATUSAN MILYAR , KALAU  MERASA DI DZALIMI NGGAK NGEFEK. MAKANYA KALAU JADI PEMIMPIN YANG BENER JANGAN NGACAU TUCH PDIP BANYAK YANG JADI TAHANAN. RIZAL RAMLI MAU JADI PRESIDEN NGGAK ADA YANG  MILIH, MUKA DAN KELAKUANNYA KAMPUNGAN SURUH PREMAN MEMBAKAR MOBIL PEMERINTAH		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

