<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Bakrie vs Tempo</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: BowoSuharso - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660833</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660833</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Salut buat Majalah TEMPO yang tajam dalam penulisannya. Kalau memang BAKRIE merasa dirugikan, buat saja siaran pers dan menjawab semua hal-hal yang dituliskan oleh Majalah TEMPO itu, gak usah main sok kuasa ke pengadilan segala macam mentang-2 banyak duit. MAJALAH TEMPO..AYO MAJU TERUS!! PANTANG MUNDUR!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: PemimpinDuniaBaru - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660802</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660802</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Who cares??? Senjata makan tuan..... Apakah mereka peduli juga dengan korban Lapindo??? Jika peduli, kenapa tidak cepat diselesaikan dan tidak mengulur-ngulur waktu biar banyak orang yang ikut mendoakan bisnisnya? Bayangkan kalau anda menjadi korban Lapindo..... Harta, keluarga, kebahagiaan terenggut dalam sekejab....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Ravi - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660748</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660748</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalau beritanya tidak benar ya dibantah saja lewat PRnya, biar masyarakat mendengar dan menilai . Untuk apa  repot - repot sampai ke polisi apalagi sampai pengadilan - buang buang  energi ,pikiran dan uang.  Bukannya Bakrie banyak urusan yg lebih penting - Lapindo, saham yg anjlok ,utang yg direcall dllsbnya.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: ak47 - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660730</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660730</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Gua dr dulu udah benci ama yg namanya majalah Tempo. Hanya mao bikin sensasi aja biar majalahnya ter-expose dan smua pd mao beli majalahnya. Abis itu berlindung ke dewan pers kalo misalnya di gugat. Sdh berapa kali majalah Tempo di gugat di pengadilan??? Tiap kali di gugat, penjualan lsg naik. Yah its a tough world out there satu2nya cara utk org beli majalahnya yah begini. Taking the easy way out. Pers mencari celah utk cari duit. Well this applies to all the media in Indonesia. Yah mao gmn, skg lg global crisis salah satu cara buat dongkrak penjualan yah bikin berita heboh. TEMPO SUCKS!!!!!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: thathit - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660717</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660717</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalau yang ditulis bener, kenapa harus takut ??? Mau dibawa ke polisi, ke pengadilan ya terserah yang mau ngadu.. ketemuan saja di pengadilan, biar hakim yang memutuskan.. Ini khan negara hukum, dewan pers khan dewannya pers, bukan dewannya rakyat. Dari namanya sdh bisa dtebak dewan ini akan condong kemana...		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: crush - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660708</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660708</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
@bengq94 ... HEHEHE Bicara tanggung jawab. "Siapa Peduli Korban Lumpur Lapindo?" @canthing Kok enak ya jadi pengusaha kaya (orang kaya nomor 1 versi Forbes 2007), pejabat negara, dan 	ukang becak juga tau bagaimana dengan kondisi di lumpur lapindo. Tapi apa yang dia perbuat? Dia bermain lumpur tapi ngga mau kotor. sekarang berlindung di balik jubah menteri dan UUD. Lha... itu korban lumpur lapindo harus berlindung di mana? Soal tulisan di Tempo, itu namanya cover both side JELAS KETARA! Ical dengan tegas mengatakan "kalau kamu nulis seperti itu, salah". Kemudian JK sendiri juga mengatakan (tidak hanya kepada Tempo,tapi ke banyak wartawan) "Apa salahnya melindungi pengusaha nasional?". Data-data yang ditulis wartawan Tempo, hampir semuanya pernah dimuat di media nasional dan asing. BACA DULU PAK! Jangan asal main UUD melulu. Rakyat Korban Lumpur Lapindo juga berhak berlindung di UUD.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: 12180 - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660702</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660702</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
sebetulnya jalur UU pers maupun lapor polisi, sama-sama legal dan dibenarkan secara moral... sementara pers menulis tentang seseorang yang bisa merugikan orang tsb secara moral, pastinya tidak dibenarkan secara tanggungjawab moral maupun hukum. gak penting win-win solution, kalo moral sudah dirugikan, yang ada cuma sakit hati, dan ini tidak dipikirin oleh pers, pers cuma berusaha utk tidak sakit hati sama korban penulisannya sendiri... dunia pers juga ada ketidak adilan bukan?		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: bengq94 - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660701</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660701</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ini negara hukum mas, boleh dong nuntut ke polisi, biar wartawan nggak asal nyablak nyari berita koq asal-asalan.
Kayaknya wartawan harus ditraining ahlak dulu sebelum diberi kartu pers, karena banyak sekarang berita yang cenderung fitnah, sumbernya dari katanya-katanya dan katanya. Tanggung jawabnya nggak ada kalo salah suruh pake hak jawab, bukannya minta maaf.  it doesn	 make any sense		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: canthing - Re: Bakrie vs Tempo</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660697</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2008/11/18/084206/1038677/10/bakrie-vs-tempo/#comment-660697</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Sekalipun gw gak suka sama kelakuan bisnis bakrie group, tapi gw dukung usaha hukum mereka.

UUD menjamin kedudukan yang sama di depan hukum. Kok enak wartawan bisa nulis seenaknya trus berlindung dengan UU Pers.		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

