<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Kasus Bibit & Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Shandy - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1528600</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1528600</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Memang berat jika kita dihadapkan dgn situasi2 spt ini, menjenuhkan, mgkn jg menjengkelkan, atau ribuan kata apa lg yg sering kita ucapkan dalam 1 hari tentang krisis2 moral yg terjadi di sekitar kita. Satu yg sy yakini secara pribadi adalah, ketika seseorang ingin membangun rumah yang baru, maka rumah lama yg ada di tanah yg sama itu hrs terlebih dahulu dihancurkan, bkn kejam, tetapi demi kebaikan, krn mustahil membangun rumah baru di atas rumah lama yg tua dan usang. Begitu pula lah cara Yang Maha Kuasa bertindak. Semoga kita semua menyadarinya. Terlepas kita sadar atau tidak, tahu atau tidak, hukum itu tetap berlaku, seperti hukum gravitasi, tanpa meminta persetujuan dari kita utk dpt berlaku.
Salam. ;-)
Shandy : www.MengetikJadiKaya.co.cc		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: IPNU PORONG - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1449289</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1449289</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
BRAVO tuk KPK sebagai dokternya korupsi. terus basmi korupsi jangan gentar selama anda dalam posisi yang BENAR. curahkan tenaga da fikiran untuk Tana Air tercinta INDONESIA yang bebas korupsi. jangan dengar Suara Sumbang(POLRI,KEJAKSAAN, dan DPR) karena pada hakikatnya mereka hanya OMPONG yang mengaku punya taring. kami IKATAN PELAJAR NAHDHATUL ULAMA PORONG tetep dibelakang anda demi INDONESIA yang jaya. bagi SBY ini saatnya anda bersikap BIJAK sesuai dengan gerakan tangasn anda.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Wong Deso - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1403198</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1403198</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Siapapun presidennya INILAH INDONESIA, ha wong wis kelanjur darah daging koruptor semua salah satunya jalan ya REVOLUSI !!!!! , masa presiden disebut sebut direkaman juga diem saja tdak ada action yang nyata ada apakah gerangan ?!!! orang awam akan memberikan ?????? besar. weleh weleeeh....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Mangir - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1392595</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1392595</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Mulai aja dari Presidennya apa sudah taat UUD% seperti yang diucapkan pada sumpah. Apa sudah baca pasal 33 dan pasal 34, apa saat ini bukannya sudah dilanggar???		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: rudy - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1391626</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1391626</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalo SBY bisa otak atik hukum, berarti rubah UUD dong? Yang diatas hukum kan cuman MPR. SBY posisinya sejajar sama polri sama kejaksaan. Mana ada manajer pemasaran boleh otak atik kerjaan manajer promosi. Biarpun ada hubungan, kalo manajer pemasaran ga puas dia mesti komplen ke GM, dan GM baru bisa tegur manajer promosi.

Saya yakin TPF ngerti sampe disana, ngga kayak begundal tolol bin goblok yang pada komen disini. karena itu mereka cuman minta presiden keluarin perubahan, Perubahan hukum itu sendiri belum tentu nantinya akan disetujui MA dan DPR. Apalagi presiden kita bukan ahli dalam bidang hukum. 

SBY benernya bukan melempem. Yang pernah ngobrol, pasti tau kalo SBY udah kesel karena dia sering mentok. Perhatikan tampang SBY yang tampak tua sehabis menjadi presiden. Dia setress.. Semua yang dikerjain sama dia dimentokin sama partai di DPR dan MPR. Dan MPR bisa aja copot SBY. Kalo mau SBY bisa bergerak bebas, hajar kiri kanan, UUD harus dirubah, MPR dan DPR harus dibubarkan, atau posisi presiden naik di atas MPR, dan yang dengan demikian presiden berada di atas kejaksaan dan polri secara struktur. Selama ini, di Indonesia, presiden hanya berada diatas militer. Ini bukan Amerika dimana presiden bisa otak atik hukum. Hukum diletakkan terpisah dari presiden. 

Ingat pelajaran SMP dulu, menurut UUD45, ada 3 kekuasaan, yaitu eksekutif (Presiden), yudikatif (MA), dan legislatif (DPR dan presiden). Pada amandemen UUD terakhir, yang lebih mengerikan, adalah presiden benar benar dikebiri. Mungkin takut SBY keluarin pasal pasal yang "mengerikan". Karena itu pasal 5 dirubah oleh para partai dari:

"Presiden memegang kekuasaan membentuk undang-undang dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat."

menjadi:

"Pre siden berhak mengajukan rancangan undang-undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat."

Dengan demikian, seluruh undang undang dari SBY yang ngga disukai bisa dimentahkan oleh DPR.

Karena itu, untuk membenahi Anggodo, karena lembaga yudikatif tertinggi yaitu MA sudah dikebiri, maka jalan satu satunya adalah MPR yang harus turun tangan. 

Ingat, ini negara republik, kekuasaan tertinggi ada di tangan "rakyat" (pake tanda petik, alias para partai yang "katanya" mencerminkan rakyat).. Karena itu komplen pak buyung itu bener.. MANA ITU PARTAI?		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: JK - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1391144</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1391144</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
SBY bukan Problem Solver ga bisa lah dia beresin ini semua... peragu .... lamban dll		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: WNI - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390754</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390754</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Sang konseptor ulung, jd hanya konsep saja yg dia bisa, prakteknya nol, dan sang peragu tulen, jd selalu ragu dan bingung mau berbuat apa, sementara kapal NKRI sdh mau tenggelam......itulah pemimpin kita skrg.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Buyung Gokil - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390624</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390624</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Orang gw juga rampok kok...nyamar jadi malaikat dulu ahhhh.....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Sep - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390528</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390528</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Astagfirullah..,istigfar gan..,		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Umpung Ga Milih SBY - Re: Kasus Bibit &amp; Chandra Diharapkan Buka Mata Presiden</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390400</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/05/021327/1235401/10/kasus-bibit-chandra-diharapkan-buka-mata-presiden/#comment-1390400</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Umpung ga milih SBY...rasakan pilihan RAKYAT INDONESIA !!!! wkwkwkwkkwk...Lanjutkan KORUPSI !!!		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

