<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Korban - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1399317</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1399317</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Pokoknya, kami tetap mendukung KPK, krn kami tidak pernah diperas oleh KPK, tapi kalau oleh Institusi Penegak Hukum lain masyarakat sepertri kita diperas oleh Oknum2 Penyidik, walaupun kita tidak bersalah, asalkan sudah jadi terlapor habislah kita. Jika kita tidak punya uang, si Oknum meminta agar kita meminta bantuan dari saudara2 atau kerabat kita. Kalau KPK sebagai Lembaga dizalimi, kami  akan laporkan apa yg pernah dialami oleh kami. Hidup KPK, KPK lakukanlah penyelidikan dan penyidikan ke Institusi Penegak Hukum lain untuk melindungi masyarakat dari pemerasan.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Si Pembalak Hutan - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397799</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397799</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Dari dulu org sdh cium ini Kaban Buaya berPeci, ingat  Adelin Lis si Pembalak Hutan Kakap yg lepas stlh sempat di tangkep di Polisi susah2 di Cina, nah Mafia inilah yg bikin dia lepas !! berapa kali liapat dr 17 M ya dapetnya?!		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Rakyat menunggu kebenaran - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397506</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397506</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Cobalah Detik berlaku adil dengan memuat komentar saya!
Dibuat cegahnya saja atau tangkalnya saja, ditulis salah nama orang, nama kota, tanggal lahir,ganti nomer plat mobil dlsb, adalah cara cara para birokrat di Indonesia,apalagi bagi yg ngerti hukum. Mungkinkah para birokrasi dan para mantan  pejabat semacam itu berkantor di KPK sekarang? waktu yang akan membuktikan ya atau tidak ! Harapanku tentunya tidak, tapi sekali lagi baru sebatas HARAPAN, belum yakin dunia akherat.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: kabul - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397291</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397291</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kaban punya bathuk item, tapi kok ada dugaan terima 17,6 M dr Cino Loleng, apa sholatnya menghadap Utara ya ?		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: hendra - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397173</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397173</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Sori coy...soalnya gue anaknya polisi jadi mesti ngebelain bapa gw meskipun dia koruptor		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: KAPOLRI KOK TUKANG BOHONG? - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397107</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397107</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Parah...Kapolri yang diangkat SBY ternyata tukang bohong. Kalau punya bukti Kaban terima duit 17 M kenapa polisi tidak tangkap Kaban? Kan bukan cuma KPK yang boleh nangkap koruptor. Kalau ditangkap kan berarti Polisi lebih tanggap dari KPK, dan pasti diapresiasi rakyat. Cuma sayangnya BHD ini ternyat tukang bohong, mungkin waktu daftar Akpol juga dia bikin data palsu. Kemarin bilang Anggodo masih di Mabes, kata anak buahnya keluar. Lha, kok KAPOLRI TUKANG BOHONG...???		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: SIPON - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397002</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1397002</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Saya punya usul buat Pak BHD ,fokus dulu pada permasalahan pokok , jangan melebar melebar dulu , supaya tidak timbul pertanyaan ato opini lain.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: kang jamjam - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396740</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396740</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
bos polri memberikan klarisifikasi asal2an dimana profesionalnya, bukti yg di beberkan tiket parkir,plat nomor mbl kantor, aduh malu aku, kl di swasta kl tdk prof udh di pecat		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: KABON - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396709</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396709</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Ternyata, org yg dulu ngenye pencalonan JK itu seorang koruptor besar ..		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: HMMMMM - Re: Raker Komisi III DPR-Polri Sebut MS Kaban Terima Suap Rp 17,6 M</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396671</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/06/023419/1236260/10/raker-komisi-iii-dpr-polri-sebut-ms-kaban-terima-suap-rp-176-m/#comment-1396671</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Rupanya BHD mau buang badan an melanjutkan perangnya sama Kaban gara2 Illegal Lodging yag dibacking oku2 Polisi dulu itu. Ayo detik, nkkan kembaibeita persteruan BHD dan Kaban gara2 Kaban nyerang jah2 an Polisi di Illegal Lodging		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

