<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Kasus Bibit-Chandra</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: KINGKONG PACITAN DALANG PEMBUNUHAN KPK - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1412810</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1412810</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: DIN SAMSUDIN - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1412808</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1412808</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Dua BAMBANG, Yudoyono dan Hendarso Danuri, sama2 SONTOLOYO dan GOMBAL MUKIYO		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: rudi - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1411711</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1411711</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
hanya dengan mengenakan peci hitam dan bersumpah di depan TV, langsung dapat simpati masyarakat dan segala perbuatannya dipercaya bersih... sebersih-bersihnya.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Poli tikus - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410974</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410974</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
enaknya jadi kalok hukum bisa di politiken ... blom apa ssdh keluar.....bebas euy.......		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Ferdian Syah - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410835</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410835</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
jangan percaya sama namanya pengamat....hati hati kata-katanya sering memprovokasi...negara kita negara hukum segala sesuatu atau permasalahan harus ada kekuatan hukum yang tetap yakni pengadilan.pengamat hanya mengeluarkan hasil analisis pribadi saja.....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: fr.jhoni - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410666</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410666</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kenapa dalam perkara ini semua berlagak seperti hakim, seperti TV One seperti mengadili orang, orang bersumpah dihadapan reporter TV One, tapi reporternya tidak tau hukum,
banyak lagi Ahli2 yang berlagak seperti itu, kan semua itu hanya mengecohkan hukum yang ada. Apakah memang benar berita di kompas, yang menyebut mediamasa mendapat 250 juta. harus diusut juga, media masa yangmana.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: FR - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410629</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410629</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Kalau dua orang KPK itu tidak bersalah kenapaharus takut dilimpahkan ke pengadilan, lebihcepat lebihbaik kan, ikuti saja prosedur  hukum nya, tdk perlu bersumpah lagi kan waktu di lantik sudah di sumpah. Kalau saya terima uang 1 m disuruh bersumpah, kalau itu dapat membebaskan saya, akan saya lakukan sumpah apapun uangnya saya bagikan fakir miskin  separuh untuk ngurangi dosa urusannya nanti di akhirat dosa gak bejendol kan, kecuali disumpah sambar geledek saya baru takut, karna resikonya cepat diterima (diterima di dunia).
Banyak para pejabat di sumpah pada waktu pelantikan, tapi tidak membuat mereka menjadi alim, tetap saja maling.(korupsi kan basa kerennya) sekali lagi saya usul agar pada waktu pejabat di sumpah, ditambah dengan sumpah sambar geledek, gampak kita ketahu, kalau ada pejabat yang di sambar geledek berarti dia maling gampangkan.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Vika - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410499</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410499</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
semoga yulianto belum "dipateni"...		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Ferdian Syah - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410495</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410495</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
jangan percaya sama pengamat yang hanya bisa memperkeruh suasana......negara ini negara hukum segala sesuatu harus di proses d pengadilan yang mempunyai keputusan hukum yang jelas...bukan keputusan atau argumen dari orang-orang yang banyak omong seperti para pengamat sekarang.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: hambali - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410488</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/09/090204/1237754/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1410488</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
ngapain di tunda kok lucu, now or never , setuju dengan pendapat mab rina astuti		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

