<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>detikNews | Komentar - Kasus Bibit-Chandra</title>
		<link>http://news.detik.com/</link>
		<description>detikNews - Berita</description>
		<image>
			<title>detikNews - Berita</title>
			<link>http://news.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>By: Bong Sunat - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473881</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473881</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
ada orang kok hobbynya mendahului pihak yg berwewenang mengambil keputusan. Terbaca deh oleh kita2 kalau mangsudnya mungkin mau curi start, seolah komentar dialah yg menjadi pertimbangan. Padahal justru komentarnya merepotkan pembuat keputusan. Yg model begini ini perlu disunat abis, agar bahasanya lebih suportif pada pembuat keputusan.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Bambang Wirawan - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473867</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473867</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
habis manis sepah di buang itulah semboyan sby thdp jutaan penduduk yg telah mempercayakan di pundaknya. sby melenggang dgn kemenangan 60% yg berarti rakyat mendukung dia agar bekerja lebih cepat utk mereformasi hkm dan lebih baik utk mengentasi kemiskinan. hal itu pula maka dia harus pro rakyat kecil dan khususnya pro thdp kebenaran. maka dari itu saya selaku rakyat yg memberikan mandat ke anda (sby),jgn salahkan rakyat bila mandat anda kami cabut,,, lebih jelasnya anda harus melanjutkan ganti kapolri, ganti Jaksa agung dan seret mereka (pejabat korup) ke meja hijau. sungguh ironis sekali anda yg berbadan tegap tetapi tdk punya nyali,,, Allahu Akbar,,,, Allahu Akbar,,, Allahu Akbar,,, genderang perang yg di tabuh sby membakar semangat kaula muda untuk memerangi para koruptor dgn caranya sendiri,, krn rakyat sdh tdk percaya lagi dgn simbol negara,,, Allahu Akbar,,, Allahu Akbar,,, Allahu Akbar,,, melawan korupsi adalah jihad yg besar,,,,		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Bikers Anti Korupsi Indonesia - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473718</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473718</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Tadi pagi waktu berangkat kantor ada tabrakan motor dengan motor,  dengan sigap polisi yang sedang bertugas langsung menolong dengan mengangkat korban ke trotoar dan segera memindahkan motor dengan susah payah ke pinggir jalan.  Dari bahasa tubuh Bapak Polisi tersebut terlihat ketulusan dalam menolong si korban. Setelah memeriksa korban dan memastikan tidak ada yang luka serius dan semuanya baik-baik saja.  Bapak tersebut langsung kembali bertugas mengatur lalu lintas yang sempat macet.  Ditengan hujatan masyarakat mengenai lembaga kepolisian akhir-akhir ini, hati saya tergetar melihat integritas yang ditunjukan Bapak tadi pada saat menjalankan tugasnya di lapangan.  Bpk. SBY yth.  Kepolisian RI adalah pengayom dan pelindung masyarakat, kalau kepolisian dipimpin oleh orang-orang yang mempunyai  integritas dan moralnya  tidak lebih baik dari Bapak polisi yang saya lihat tadi, lebih baik ybs. segera MUNDUR !  Anda harus malu !  karena tidak pantas memimpin polisi-polisi di lapangan yang memang mempunyai integritas, harga diri dan kemuliaan di mata masyarakat.  Bersihkan kepolisian dari pemimpin yang cuma mementingkan harta dan jabatan semata.  Kepolisian harus berpihak kepada rakyat dan keadilan yang sesungguhnya.  Karena sesungguhnya rakyat akan dengan sukarela mencintai dan menghargai lembaga yang memang sehari-hari dekat dengan kehidupan masyarakat ini.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Saya Bambang Umar Maya - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473630</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473630</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Saya tidak punya maksud apa2 tetapi sekedar menyatakan kekecewaan saya, saya selama ini kok tidak ada yang memperhatikan saya, dulu kan saya pernah berjasa menggagalkan pembajakan kapal udara, tapi dulu dan itu secara kebetulan saja, saya berkeinginan memiliki jabatan tetapi kenapa pimpinan saya kok tidak ada yang terbuka matanya ya? Saya sudah banyak komentar tidak ada satupun yang dukung saya, yah saya masih mengharap belas kasihan pimpinan saya, tetapi menurut teman saya klebih baik anda 100% menjalankan pensiun saja dan hidup tenang dengan keluarga dirumah, tapi saya masih ragu2 apakah dengan tidak ada penghasilan tambahan bisa mencukupi, kacian deh.		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: badar - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473606</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473606</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Komentar Bambang Widodo Umar selalu sinis terhadap Polri dan selalu memojokkan Polri,, ada apa dibalik komentar si B.W. Umar, Pidato SBY sudah tidak perlu dikomentari lagi,, sudah tegas, jelas tranparan dan memihak Rakyat, Polisi, Jaksa, KPK dan pihak yang terkait pasti sudah mengerti,, bodoh kali kau B.W. Umar .....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Agdo - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473600</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473600</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Plot Susno sebagai Kapolri.....		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: Hendi - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473595</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473595</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Janggal juga kalau pejabat yang namanya paling disorot dibiarkan tetap dalam jabatannya, apa kata dunia ?		</description>
		</item>
		<item>
			<title>By: DIN SAMSUDIN - Re: Kasus Bibit-Chandra</title>
			<link>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473572</link>
			<guid>http://news.detik.com/comment/2009/11/24/105942/1247610/10/kasus-bibit-chandra/#comment-1473572</guid>
			<pubDate>Thu, 01 Jan 1970 07:00:00 +0700</pubDate>
			<description>
Dua BAMBANG, Yudoyono dan Hendarso Danuri, sama2 SONTOLOYO dan GOMBAL MUKIYO		</description>
		</item>
	</channel>
</rss>

