<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>travel.detik</title>
		<link>http://travel.detik.com/</link>
		<description>Detik.com sindikasi</description>
		<image>
			<title>detikcom - detikTravel</title>
			<link>http://travel.detik.com/</link>
			<url>http://rss.detik.com/images/rsslogo_detikcom.gif</url>
		</image>
		<item>
			<title>Yuk! Arung Jeram Mengarungi Sungai Elo</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/19/003256/1845944/1025/yuk-arung-jeram-mengarungi-sungai-elo</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/19/003256/1845944/1025/yuk-arung-jeram-mengarungi-sungai-elo</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 19:06:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/19/1025/img_20120219004605_4f3fe3dd71370.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Bingung liburan kemana? Cobalah hal baru yang memicu adrenalin seperti arung jeram di Sungai Elo, Magelang. Sungai ini cocok untuk pemula, namun tetap dibutuhkan nyali yang besar untuk mengarunginya.Arung jeram merupakan kegiatan yang cocok untuk mengisi liburan. Apalagi saat musim hujan, debit air yang tinggi dan arus sungai cukup deras akan menantang Anda. Kegiatan ini cocok untuk menghilangkan kejenuhan.Di Yogya dan sekitarnya, ada 4 sungai yang populer dijadikan sebagai arena rafting. Sungai tersebut adalah adalah Sungai Elo, Sungai Progo Atas, Sungai Progo Bawah namun kemungkinan masih ditutup karena terkena dampak aliran lahar dingin Merapi, dan Sungai Serayu. Keempat sungai ini punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda, untuk level pemula bisa mencoba Sungai Elo atau Sungai Progo Atas, dan untuk level mahir bisa mencoba Sungai Serayu atau Sungai Progo Bawah.Untuk para pemula termasuk saya dan teman-teman, pilihan rafting kami jatuh pada Sungai Elo di kawasan Magelang, lokasinya dekat dengan Candi Borobudur. Setelah menghubungi salah satu penyedia layanan rafting, dan menetapkan jumlah orang yang akan ikut beberapa hari sebelumnya, kami berangkat menuju Magelang dari Yogyakarta.Sebelum memulai petualangan, jangan lupa lakukan sedikit pemanasan. Kemudian pemandu akan memberikan instruksi tentang teknik mendayung, pengenalan beberapa istilah mendayung, dan life saving jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkanMenurut pemandu, kami akan mengarungi sungai Elo sepanjang 12 km dan melewati 26 jeram dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Ini pun tergantung pada arus sungainya. Ternyata, Sungai Elo ini tidak seekstrem yang dibayangkan, sungainya cenderung datar dan jeramnya juga tidak menakutkan. Selain itu masih ada bagian yang tenang, teman-teman bisa nyemplung dengan aman di sini.Letak Sungai Elo tidak begitu jauh dari pemukiman pedesaan. Hal tersbut membuat sungai ini masih dijadikan fasilitas warga setempat untuk sekedar memancing, merenung, sampai MCK (Mandi Cuci Kakus). Jadi jangan kaget saat melintas di sungai ini dan menjumpai beberapa orang tua yang sedang melakukan aktivitas 'rutin' mereka.Saat arung jeram, debit air sungai waktu itu cukup tinggi dan arusnya pun deras akibat hujan semalaman. Sehingga, hanya sekitar 1,5 jam, kami sudah sampai di finish sungai Elo. Tetap saja, walaupun pemula, kami cukup senang dan ingin mencobanya lagi.Ingat, ada beberapa barang yang harus dibawa untuk kegiatan arung jeram. Barang-barang tersebut adalah baju ganti, alat mandi, kamera, sunblock, sendal/sepatu, dan bagi yang berkacamata, kacamata dapat tetap digunakan asal kencang dan bingkainya tidak ringkih.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/19/1025/img_20120219004605_4f3fe3dd71370.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>The Great Blue Hole, Jurang Terdalam di Lautan Belize</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/182648/1849366/1025/the-great-blue-hole-jurang-terdalam-di-lautan-belize</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/182648/1849366/1025/the-great-blue-hole-jurang-terdalam-di-lautan-belize</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 18:26:48 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222182448_4f44d08038c7d.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Fenomena alam telah mengubah sebuah gua purba menjadi tempat penyelaman  maha dahsyat. Jika dilihat dari angkasa, The Great Blue Hole yang  terletak di lepas pantai Belize, Amerika Tengah ini tampak seperti bola  mata.
"Ini adalah jurang terdalam dan terbiru yang pernah ada. Sebuah formasi batuan padat membentuk sebuah gua ribuan tahun silam. Selama itu, air perlahan mengisi guanya. Hingga stalaktit dan stalagmit raksasa terbenam dalam sebuah lubang ratusan meter dalamnya."Kira-kira begitu kata peneliti NASA, Glyn Collinson pada belize.com, situs resmi negara Belize. Collinson menyelami The Great Blue Hole untuk merasakan sendiri kemegahan gua raksasa bawah airnya. Lagipula, siapa pula yang tak terpikat melihat kecantikan lubang ini dari angkasa?The Great Blue Hole berada di lepas pantai Belize, Amerika Tengah. Letaknya di tengah-tengah Lighthouse Reef, kumpulan karang atol yang membentang 96 kilometer panjangnya. Dengan bentuk bulat sempurna, The Great Blue Hole berdiameter sekitar 400 meter, dengan kedalaman sekitar 145 meter.Pada 1997, UNESCO melabeli tempat ini sebagai Situs Warisan Dunia.Berjuta-juta tahun silam, The Great Blue Hole merupakan sebuah gua purba dengan stalaktit dan stalagmit raksasa. Ketika zaman es berakhir, permukaan laut naik hingga menutupi permukaan guanya. Sekarang, The Great Blue Hole menjadi salah satu titik penyelaman paling diminati oleh para penyelam profesional.Mari mulai dari permukaan. Jika menyelam hingga kedalaman 20 meter, Anda bisa menemukan beberapa jenis udang, anemon, ikan gobi neon, Angelfish, juga Butterflyfish. Di kedalaman 44 meter, formasi stalaktit pertama akan menyambut Anda.Menyelam di sini akan membuat Anda serasa ada di dunia lain. Airnya hampir tak bergerak, tanpa ombak atau arus sama sekali. Suhu di kedalaman ini sekitar 24 derajat celcius. Dalam perairan berwarna biru gelap, Anda bisa menyelam di antara stalaktit dan stalagmit raksasa. Masing-masing memiliki tinggi mulai dari 9-12 meter dengan diameter 1,5-3 meter.Dengan jarak pandang hanya 60 meter, Anda beruntung (atau justru tidak) bila melihat satu atau beberapa jenis hiu yang melintas. Ada Nurse Shark, Carribean Reef Shark, Blacktip Shark, Bull Shark, juga Hammerhead Shark yang menjadi penghuni lubang biru ini.Benar sekali, mungkin The Great Blue Hole tak akan memanjakan mata Anda dengan ikan warna-warni yang berenang di antara koral. Tapi Anda bisa menjadi saksi hiu-hiu yang melintas di antara stalaktit dan stalagmit raksasa.Menyelam ke sebelah barat The Great Blue Hole, Anda akan menemukan sebuah pintu masuk menuju gua raksasa. Di sini, menyalakan senter bawah air adalah sebuah kewajiban. Dalam kegelapan total, Anda akan memasuki sebuah dunia yang tak terjamah.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222182448_4f44d08038c7d.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Byurr! Serunya Menaklukan Jeram Cicatih</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/151031/1849006/1025/byurr-serunya-menaklukan-jeram-cicatih</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/151031/1849006/1025/byurr-serunya-menaklukan-jeram-cicatih</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 18:00:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222150846_4f44a28ed1737.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Terletak di Sukabumi, terdapat sungai yang kami datangi sebagai refreshing dari kepenatan sehari-hari. Sungai ini bernama Sungai Citatih, dan merupakan sungai yang cukup luas untuk rafting.
Pada pagi hari tanggal 18 Februari 2012, kami ber-sembilan berangkat bersama-sama menggunakan bus travel merk Kia Travello dari kantor detikCom yang berada di Gedung Aldevco, Buncit Indah. Fasilitas bus tersebut sudah termasuk dalam paket wisata, Riam Jeram.
Setelah berjam-jam perjalanan, kami sarapan di sana dan menaruh semua perlengkapan di rumah bambu D'Imah. Tempat ini cukup nyaman dan sangat bagus akan suasananya yang natural dan udaranya yang sejuk. Untung saja waktu itu cuacanya sangatlah cerah dan tidak mendung.
Kami terbagi menjadi dua kelompok; satu perahu dengan lima orang, dan satu lagi empat orang. Tingkat air pada waktu itu di atas batas normal dan cukup deras. Pada mulanya, kami sangat deg-degan. Guide kami bernama Noval dan Sopyan, dan mereka cukup asyik untuk diajak mengobrol. Rescue Team ada yang meng-scout jalur, dan biasanya melaju lebih dahulu dari kami.
Dalam track sungai tersebut, terdapat jeram-jeram yang mempunyai namanya masing-masing. Di antaranya adalah: Jeram Kolor (konon ada orang tercebur di situ dan kolornya lepas), Jeram Neraka (karena arus yang deras) dan Jeram Kerinduan (karena banyak yang rindu tercebur di situ).
Kami rafting sepanjang 9km, walaupun rencana awalnya adalah 13km (diganti karena saat itu berbahaya). Terdapat juga tempat istirahat setelah menempuh setengah perjalanan. Foto dan video juga dibantu oleh kru di sana, jadi kami tak perlu membawa perlengkapan tersebut.
Rafting di Citatih sangat menyenangkan karena sungainya luas dan cukup deras. Setelah rafting di tempat tersebut, kami menerima sertifikat telah selesai mengarungi sungai. Grade kesulitan yang kami dapat cukup tinggi lho, 3+! Tempat ini sungguh direkomendasikan bagi para pencari tantangan air.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222150846_4f44a28ed1737.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Ini Dia 5 Pantai Paling Nggak Banget di Dunia</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/174318/1849330/1025/ini-dia-5-pantai-paling-nggak-banget-di-dunia</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/174318/1849330/1025/ini-dia-5-pantai-paling-nggak-banget-di-dunia</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 17:43:18 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222174104_4f44c640df50c.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Pantai biasanya dijadikan sebagai tempat berlibur favorit. Pasirnya yang putih dan jernihnya air laut memang asyik untuk dinikmati terutama di hari libur. Tapi tahukah Anda, ada 5 pantai di dunia yang paling nggak banget untuk dikunjungi?Umumnya pantai memiliki suasana yang tenang yang dipecah oleh gemuruh ombak. Pasir putih dan birunya air laut mengundang siapa saja untuk memilihnya sebagai destinasi liburan, tak terkecuali Anda. Tapi bagaimana bila pantai yang dikunjungi justru memiliki suasana yang tidak asyik? Berikut adalah 5 pantai paling gak banget untuk dikunjungi yang dikutip dari cnngo.com, saat dikunjungi Rabu (22/2/2012):1. Pantai Super Padat, Pantai Xinghai, ChinaPantai Xinghai adalah pantai yang sebaiknya tidak didatangi ketika berlibur ke China, terutama di akhir pekan. Anda tidak akan bisa menikmati sejuknya angin laut atau bermain voli pantai, karena pantai ini dipenuhi ratusan pengunjung. Sepanjang mata memandang, yang terlihat hanyalah ratusan orang yang sibuk hilir mudik di bibir pantai. Begitu padat!Lokasinya yang strategis, yaitu dekat Pelabuhan Dalian, menjadi pantai ini lokasi favorit wisatawan yang datang ke China. Biasanya, wisatawan yang datang ke sini berasal dari Korea, Jepang, dan Rusia. Jika berkunjung pada hari kerja, mungkin Anda masih bisa melihat hamparan pasir. Tetapi bila datang pada akhir pekan, Anda hanya bisa melihat lautan manusia memenuhi Pantai Xinghai.2. Pantai Penuh Polusi, Pantai Doheny, ASPantai Doheny yang terletak di California, Amerika Serikat, menyuguhkan pemandangan yang mengerikan. Polusi lingkungan besar-besaran bisa di lihat di pantai ini. Anda bisa melihat pasir pantai yang kotor dan tidak terawat. Jika pada umumnya gulungan ombak laut membawa rumput laut, tidak dengan ombak di Pantai Doheny. Di pantai ini, ombak yang bergulung membawa busa-busa dari sisa pesta yang dilakukan pengunjungnya.Yang lebih mengerikan lagi, Pantai Doheny sudah bisa dikategorikan sebagai pantai dengan polusi lingkungan paling berbahaya. Standar aman polusi lingkungan yang diterapkan AS adalah 10% dari total sampel air yang diambil. Sedangkan Pantai Doheny, dari seluruh sampel yang diambil dari pantai ini, 90% positif tercemar bakteri, seperti Enterococcus dan koliform fekal, bakteri yang berasal dari tinja manusia. Hiiiii...3. Pantai Paling Jorok, Pantai Kamilo, ASTernyata AS tidak hanya memiliki pantai yang penuh polusi lingkungan, tetapi juga memiliki pantai paling jorok. Pantai ini adalah Pantai Kamilo di Hawaii. Di sepanjang pantai ini, Anda bisa melihat hamparan pasir putih yang bercampur dengan karang, sekaligus aneka sampah plastik yang berserakan.Limbah manusia memenuhi bibir pantai di Hawai ini. Sampah ini dihasilkan oleh para pengunjung pantai yang tidak menjaga kebersihan. Mereka membuang sampah sembarangan tanpa peduli adanya tempat pembuang sampah. Lebih berbahayanya lagi, 90% sampah yang ada di Pantai Kamilo adalah sampah plastik. Yang menyedihkan adalah bila seluruh sampah ini dikumpulkan, volumenya melebihi dari volume asli pasir di pantai tersebut.4. Pantai Paling Berisik, Pantai Maho, BelandaTidak seperti pantai-pantai sebelumnya, Pantai Maho di St Maarten memiliki pantai yang putih, bersih, dan bebas polusi. Banyak yang menyebutnya sebagai pantai surga. Hanya satu kelemahan pantai ini yang cukup menganggu dan masuk dalam kategori nggak banget, yaitu berisik.Kebisingan yang ada di Pantai Maho bukanlah bising yang biasa, tapi benar-benar mengganggu karena berasal dari pesawat yang selalu terbang tepat di atas pantai. Ini karena bandara internasional berada tepat di belakang pantai. Jangan kaget bila Anda sedang asyik bermain di pantai, tiba-tiba muncul pesawat dengan jarak yang cukup dekat.5. Pantai Antar Spesies, Pantai Calangute, IndiaBila biasanya teman berjemur Anda di pantai adalah sesama wisatawan. Tidak sama halnya dengan yang terjadi di Pantai Calangute. Di pantai ini, teman berjemur Anda bukan cuma turis, tapi juga sapi. Pantai Calangute terletak di Goa, India, dan selalu dipenuhi turis yang datang. Uniknya, pantai ini tidak hanya menarik untuk dinikmati oleh manusia, tetapi juga oleh binatang lokal. Kecintaan masyarakat India kepada sapi menjadikan pantai ini sebagai tempat peristirahatan sang sapi. Jadi jangan kaget, bila sedang asyik berjemur ternyata Anda bersebelahan dengan sapi.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222174104_4f44c640df50c.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Sigedang, Cara Lain untuk Menikmati Sunrise Gunung Sindoro</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/120609/1848774/1026/sigedang-cara-lain-untuk-menikmati-sunrise-gunung-sindoro</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/120609/1848774/1026/sigedang-cara-lain-untuk-menikmati-sunrise-gunung-sindoro</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 17:29:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222120201_4f4476c906adc.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Sindoro merupakan sebuah gunung yang terletak di Jawa Tengah. Rata-rata pendaki hanya tahu jalur pendakian dari Dusun Kledung, Temanggung. Padahal terdapat jalur pendakian lain yang tak kalah menarik dari jalur tersbut, yaitu Jalur Sigedang.
Pemandangan yang ada juga tak kalah manarik, bahkan lebih cantik. Selain itu, jarak tempuh menuju Puncak Sindoro juga lebih singkat, sekitar 5 jam.
Jika melewati jalur ini, para pendaki dapat menuju basecamp Sigedang dengan menyewa kendaraan umum/angkot menuju titik tertinggi Sigedang, yaitu Kebun Teh Sigedang. Terlebih, jalur alternatif ini memiliki medan yang tidak terlalu ektrim dibanding jalur Kledung.
Dari jalur ini kita dapat memulai pendakian pada pukul 00.30 WIB, sehingga kita dapat menyaksikan pemandangan sunrise dari Puncak Gunung Sindoro.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222120201_4f4476c906adc.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Nusakambangan, Alcatraz-nya Indonesia</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/171529/1849299/1025/nusakambangan-alcatraz-nya-indonesia</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/171529/1849299/1025/nusakambangan-alcatraz-nya-indonesia</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 17:15:29 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222171029_4f44bf15b91b5.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Indonesia memiliki pulau penjara yang mirip dengan Alcatraz di AS. Bedanya, penjara di pulau ini masih aktif. Pulau Nusakambangan di Jawa Tengah memiliki penjara untuk napi kelas kakap, namun ada beberapa tempat yang menjadi objek wisata.Pulau Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah memiliki luas 121 km persegi dengan penjara berkeamanan tinggi. 3.000 Orang menjadi penduduk pulau belum termasuk ratusan narapidana juga mengisi pulau tersebut. Nusa Kambangan, adalah sebuah pulau yang terkenal dengan kisah sejarah dan keamanan tingkat tingginya. Beberapa orang pernah merasakan sel di pulau ini, antara lain Johnny Indo, Pramoedya Ananta Toer, Tommy Soeharto dan Imam Samudera. Beberapa karena menjadi tahanan politik, beberapa lainnya memang narapidana kelas kakap. Awalnya, ada sembilan penjara di pulau ini, namun 5 di antaranya sudah tidak aktif. Penjara tertua di sini dibangun pada tahun 1908 dan masih berfungsi. Area penjara yang ada di timur pulau ini sangat dilindungi. Hati-hati ketika berada di area penjara. Warga lokal meyakini, berpuluh sniper siap membidik Anda.Bagian selatan pulau yang dipenuhi karang dan ombak besar ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Sedangkan bagian utara yang menghadap Cilacap diisi dengan perkampungan nelayan dan hutan bakau. Bagian terbaik ada di barat. Di bagian ini ada sebuah pantai yang satu-satunya memiliki pasir berwarna putih. Teluk di bagian barat memiliki sebuah pantai yang bernama Segara Anakan. Pantainya yang bersih dan pasirnya yang putih menjadi andalannya. Ditambah dengan pepohonan rindang di tepinya, indah! Selain wisata pantai, Anda pun bisa berwisata flora dan fauna. Di bagian ini, Anda bisa menjelajah hutan yang masih cukup lebat dan masih banyak satwa liar seperti rusa, macan dan ular. Karena hutannya yang lebat dan satwanya yang lumayan berbahaya, sebaiknya Anda menggunakan jasa pemandu untuk menjelajah. Selain pantai dan hutan, pulau ini juga memiliki wisata sejarah yaitu sebuah benteng. Benteng peninggalan Portugis ini sudah tidak terpakai sehingga dirambati pepohonan dan ilalang. Meski sudah tidak terpakai, benteng ini masih bisa dimasuki. Anda bisa memasuki bagian dapur, ruang medis dan penjara. Di sini juga terdapat 2 buah meriam kuno yang memiliki berat ratusan kilogram.  Untuk menuju bagian barat pulau, Anda bisa menggunakan perahu bermotor yang berderet di pantai cilacap. Perjalanan 10-15 menit ini bertarif Rp 20.000 per orang. Sesaat setelah sampai di Pulau Nusa Kambangan, Anda akan disambut dengan pintu gerbang untuk membayar tiket masuk. Harga tiketnya tidak mahal kok, hanya Rp 3.500 per orang. Setelah itu, selamat menikmati keindahan barat Pulau Nusakambangan.Tidak hanya Pulau Nusakambangan, pesisir pantai Teluk Penyu di Cilacap pun memiliki kisah sejarah. Di pantai ini terdapat sebuah benteng yaitu Benteng Pendem. Sebuah benteng peninggalan Belanda ini memiliki konsep bangunan yang unik. Sesuai dengan namanya, Benteng Pendem merupakan semi bunker karena bangunan ini dibangun di tanah dengan kedalaman 1-3 meter. Benteng ini memiliki 60 buah kamar, gudang amunisi, dapur dan ruang medis.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222171029_4f44bf15b91b5.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Lukisan di Gua Leang-Leang, Bukti Peradaban dari Masa Silam</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/131004/1848836/1026/lukisan-di-gua-leang-leang-bukti-peradaban-dari-masa-silam</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/131004/1848836/1026/lukisan-di-gua-leang-leang-bukti-peradaban-dari-masa-silam</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 15:37:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222130154_4f4484d2732c8.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Satu lagi objek wisata yang memiliki keunikan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yaitu Leang Petta Kere atau yang sering dikenal dengan nama Gua Leang-Leang. Gua ini terletak tidak begitu jauh dari lokasi wisata Bantimurung.
Sebelum, masuk ke mulut gua, wisatawan akan disuguhkan pemandangan hijau nan asri. Lalu, di dalam gua yang konon sudah ada sejak zaman megalitikum ini, terdapat gambar telapak tangan dan babi rusa berwarna merah. Gambar tersbut digadang sebagai peninggalan manusia purba.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222130154_4f4484d2732c8.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Meniti Sawah Berundak di Jatiluwih</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/20/194542/1847300/1025/meniti-sawah-berundak-di-jatiluwih</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/20/194542/1847300/1025/meniti-sawah-berundak-di-jatiluwih</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 15:27:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/20/1025/img_20120220194519_4f42405f632ca.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Pencinta objek wisata alam, khususnya keindahan persawahan? Jatiluwih sebuah desa yang berada di Kabupaten Tabanan Bali ini memiliki keindahan pemandangan sawah yang terkenal sampai ke luar negeri, lho.
Sudah tidak asing lagi di telinga kita, objek wisata Jatiluwih. Obyek wisata ini sudah terkenal sejak lama. Bagaimana tidak, pemandangan hamparan sawah yang sangat menyegarkan mata ini sudah banyak mengundang wisatawan domestik bahkan mancanegara untuk datang ke lokasi ini.
Dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Kuta, objek wisata ini terletak di Kabupaten Tabanan. Tidak hanya menyajikan pemandangan indah saja, di sepanjang jalan area pinggir persawahan sudah banyak penginapan dan warung-warung yang digunakan untuk duduk sejenak menikmati pemandangan persawahan yang memikat sambil menikmati minuman atau makanan.Untuk dapat menikmati pemandangan tersebut kita hanya cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Jika ingin merasakan suasana persawahan dengan lebih dekat, kita dapat menelusuri pematang sawah yang membentang indah di sana.
Bila beruntung, saat berkunjung ke sana dan kebetulan ada petani yang sedang membajak sawah, kita bisa berfoto dengan petani tersebut atau berfoto perlengkapan "perangnya". Tentunya hal ini juga harus seizin petani. Tapi, jika kita meminta dengan santun, pasti petani juga akan mengijinkannya.
Saking terkenal akan keindahannya, sawah-sawah di sini sering digunakan sebagai lokasi suting FTV oleh salah satu stasiun televisi swasta Indonesia. Tidak hanya itu, tempat ini juga sering digunakan untuk lokasi pengambilan gambar foto preweding bagi pasangan yang akan menikah.Nah, jika Anda mengaku pecinta keindahan alam persawahan, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke tempat ini. Dijamin pasti menyenangkan dan tak akan mengecewakan saat-saat liburan Anda.</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/20/1025/img_20120220194519_4f42405f632ca.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Brum! Menggeber ATV di Pantai Depok, Bantul</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/121214/1848781/1026/brum-menggeber-atv-di-pantai-depok-bantul</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/121214/1848781/1026/brum-menggeber-atv-di-pantai-depok-bantul</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 14:49:00 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222120718_4f4478060b385.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Jika Anda belum lama ini berkunjung ke Pantai Depok, pasti Anda tahu permainan yang satu ini. Bentuknya seperti motor, tapi memili 4 roda yang sangat besar. Ya, ATV!
Pantai yang berada di selatan Kota Yogyakarta ini, memang terkenal dengan pemandangan pantainya yang cantik juga panganan lautnya yang menggugah selera. Namun, belakangan ini, ada yang berbeda dengan Pantai Depok. Pengelola pantai kini menyediakan wahana permainan baru, yaitu ATV.
Di sana, kita bisa "menggeber" ATV di pasir Pantai Depok. Terik matahari dan beratnya mesin ATV membuat sensasi tersendiri. Anda tertarik untuk mencobanya? Yuk, segera tancap gas ATV di Pantai Depok!</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1026/img_20120222120718_4f4478060b385.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
		<item>
			<title>Nyammm! Kenyalnya Kue Mochi Khas Sukabumi</title>
			<link>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/144357/1848958/1025/nyammm-kenyalnya-kue-mochi-khas-sukabumi</link>
			<guid>http://travel.detik.com/read/2012/02/22/144357/1848958/1025/nyammm-kenyalnya-kue-mochi-khas-sukabumi</guid>
			<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 14:43:57 +0700</pubDate>
			<description>&lt;img src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222144236_4f449c6c20f60.jpg&quot; align=&quot;left&quot; hspace=&quot;7&quot; width=&quot;100&quot; /&gt;Liburan ke Sukabumi adalah salah satu alternatif bagi Anda warga Jakarta. Ada banyak wisata alam yang terkenal dingin dan sejuk di sana. Selain itu, jangan lupa membeli kue mochi sebagai oleh-oleh khas Sukabumi.Sukabumi memang terkenal dengan udaranya yang sejuk dan berbagai kuliner khas Sunda. Berbagai wisata alam yang menarik seperti arung jeram di Sungai Citarik, Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng, berbagai macam curug, dan masih banyak lagi, dapat Anda temukan di Sukabumi. Akan tetapi, kue mochi sudah menjadi simbol dari Sukabumi. Tidak heran, banyak traveler yang membeli kue mochi sebagai oleh-oleh andalan dari Sukabumi.Kue mochi, memang bukan barang asli buatan Sukabumi. Pembuatan kue mochi adalah hasil serapan dari mochi di Jepang pada masa penjajahan dulu. Di Jepang, kue Mochi terbuat dari beras ketan dan biasanya dimakan pada saat perayaan Tahun Baru Jepang. Di Sukabumi, kue mochi biasanya diisi dengan adonan kacang. Selain menjadi oleh-oleh, kue mochi sudah menjadi cemilan dan bahkan menu favorit untuk berbuka puasa saat Bulan Ramadhan.Kenikmatan kue mochi tidak usah diragukan lagi. Saat digigit, rasa kenyal sekaligus manis akan memanjakan Anda dan membuat ketagihan. Selain itu, ada banyak aneka rasa dari kue mochi, seperti kacang, cokelat, pisang, keju, dan lain-lain. Dijamin, Anda tidak akan puas makan satu kue mochi.Salah satu kue mochi yang terkenal adalah kue mochi kaswari atau sering disebut kue mochi lampion. Anda dapat menemukannya di Jl Bhayangkara Gang Kaswari, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Kelezatan kue mochi di tempat ini sudah terkenal di kalangan traveler. Di sini Anda dapat menikmati kue mochi yang masih hangat, alias fresh from the oven. Selain itu, ada juga kue mochi dengan wijen di tempat ini.Kemasan kue mochi kaswari sangat khas, yaitu sebuah keranjang kecil dari anyaman bambu. Satu keranjang dapat diisi hingga 10 kue mochi. Harga per keranjang berkisar Rp 3.000-6.000. Jangan kaget, ada banyak pengunjung yang memborong banyak kue mochi di tempat ini. Selain itu, juga banyak aneka oleh-oleh seperti keripik, sambal, dan cemilan-cemilan khas Sunda di tempat tersebut.Saat Anda berkunjung ke Sukabumi jangan lupa untuk mencoba kue mochi. Buktikan sendiri kenyal dan lezatnya!</description>
			<enclosure url="http://images.detik.com/content/2012/02/22/1025/img_20120222144236_4f449c6c20f60.jpg" length="10240" type="image/jpg" />
		</item>
	</channel>
</rss>

